PELAKU BOM BUNUH DIRI MASJID CIREBON KEBELET KETEMU BIDADARI SURGA

15.4.11


Kekonyolan ini masih saja terjadi juga. Apalagi kabarnya pelaku bom itu baru berumur 20 th. Aku pun maklum, bagaimana tidak? Seorang remaja dimana hormone testosterone sedang menggelak bak lautan yang mengamuk tentu tak sabar pengen ketemu bidadari surga dengan mahkota paling ranum di lapang dadanya. 

Jika aku telisik lebih jauh dengan mata batinku, maka terlihat roh pemuda itu sedang dipeluk erat-erat bukan sama bidadari tapi yang pasti sama malaikat bersayap. Anda percaya? Atau  Anda sangat percaya bahwa ini beneran? Entah, padahal akupun hanya langsung mengetik saja apa-apa yang mengalir deras di dalam tempurung otakku. Rupa malaikat saja aku tak tahu, bagaimana bisa aku bisa menyebut perihal malaikat yang konon bersayap itu? Atau mungkin ini karena sejak mbrojol sampai sekarang aku terlalu banyak dicekoki buah pikiran bahwa malaikat itu musti bersayap agar bisa terbang. Ya… is up to u… namun segoblok gobloknya aku masih lebih goblok pemuda itu, buktinya mau saja ia jadi pelaku bom bunuh diri. 

Baiknya, disini kita perlu berpikir jernih, lebih gampangnya sesuai dengan ciri pribadi blog ini maka aku sarankan Anda harus jadi pemalas dulu untuk bisa memilah dan memilih, mengerucutkan sebuah makna yang terselip dibalik kejadian bom bunuh diri kali ini. 
 
Akan terjadi banyak spekulasi. Misalnya, mungkin si bocah memang kebelet untuk segera memeluk bidadari surga, mungkin si bocah lagi stress berat, atau mungkin si bocah sudah sangat puas menikmati bidadari dunia. Ini hanya spekulasi lho… nggak usah terlalu serius. Namun kesimpulan yang jelas dapat kita petik dalam kejadian ini yaitu:  masyarakat kita ternyata belum dewasa beragama.


Artikel terkait

0 komentar