ubek2 daleman (CARI HARTA KARUN)

Memuat...

TRANSLATE IN YOUR LANGUAGE

16.10.11

CARA MALAS MENCAPAI KONDISI ALFA

Oleh: Mata Elang

Artikel ini saya tujukan kepada pembaca PKBM yang bertanya perihal bagaimana mencapai kondisi alfa?. Bagi Anda yang beragama Islam saya anjurkan untuk mendengarkan Dzikir Meditasi Asmaul Husna yang sudah saya tambahkan dalam audio bonus. Audio itu sudah dimixing dengan brainwave alfa relaxation yang memungkinkan kita lebih cepat dalam memasuki gelombang alfa.

Lebih komplet dan cespleng lagi apabila dalam keseharian diusahakan untuk berusaha mengingat Allah, dzikir kalbu, atau ada yang menyebutnya shalat daim. Maksudnya adalah selalu memuji, bertobat, bersyukur kepada Yang Maha Hidup tanpa riya alias tanpa sepengetahuan orang lain. Salah satu contohnya yaitu dengan mengucapkan Allah saat membuang napas dan HU saat menarik napas. 

Dalam khasanah kebudayaan Jawa hal ini sama artinya dengan tapa mbisu atau puasa bicara. Hal ini memungkinkan kita untuk kemudian berdzikir dengan nama Allah yang lain, tentunya sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Dalam perkembangannya, ada pula yang menyatakan sikap ini juga merupakan latihan mati selagi hidup, Antal mauttu qoblal mauttu. 

Sebagai permulaan, ada baiknya jika dzikir yang lebih khusuk dilakukan pada saat sepertiga malam. Kenapa? Hal ini terkait dengan rahasia waktu doa mustajab. Seperti halya shalat tahajud, waktu sepertiga malam lebih memungkinkan kita gampang untuk memasuki kondisi alfa karena terbantu dari banyaknya orang yang tidur (delta). Akan lebih cepat lagi jika kita menggunakan audio, karena kita akan terbantu untuk mengharmonisasikan kerja otak kiri dan otak kanan.

Anda hanya perlu untuk rileks, jangan terkurung dalam keinginan-keinginan untuk segera mencapai kondisi tertentu karena hanya akan membuat Anda kembali pada kondisi beta. Heningkan pikiran, dengarkan napas Anda sampai pada tingkat nyaman, tenang, dan damai. Ketika Anda sudah terputus dari segala kegelisahan, kepanikan, dan ketergesa-gesaan maka itu merupakan cirri bahwa Anda sudah masuk dalam kondisi alfa.

Latihan olah napas seperti yang ada di perguruan-perguruan seni bela diri pada dasarnya juga akan membantu para praktisinya untuk lebih mudah dalam memasuki selang frekuensi alfa. Maka dari itu jangan heran, jika mereka berpromosi bahwa latihan pernapasan dapat memudahkan Anda untuk konsentrasi dan bermanfaat bagi kesehatan. 

Ada cerita lucu pada saat saya ditantang tetangga saya yang kebetulan atlit sepak bola untuk jogging di pagi hari. Pada waktu itu saya sedang pulang kampung, dan ia mengajak saya untuk mengitari track yang cukup panjang. Pada waktu sampai kira-kira sepertiga track ia sudah meminta berhenti. Spontan saja saya berkata: lhoh, pemain bal kok lagi semene wes ngos-ngosan. Pye tho? Hehehe…. (lhoh, pemain bola baru segini kok sudah kecapaian. Bagaimana sih? Hehehe). Ini adalah bukti bahwa latihan napas, (apalagi disertai dzikir) dapat meningkatkan kesehatan dan ketahanan tubuh. 

KONDISI JIWA

Secara umum kita dapat mengelompokkan jiwa manusia menjadi (setidaknya) tiga kelompok. Yang pertama yaitu jiwa-jiwa yang tenang atau dalam Islam disebut al nafs al muthmainnah. Mereka itulah orangorang yang gemar berdzikir disetiap hela napas hidupnya. Ia memiliki getaran yang halus, kehadirannya menentramkan dan membahagiakan. Jika profesi Anda memungkinkan untuk berhubungan dengan banyak orang, tentunya Anda sering mengamati hal ini. Ada orang yang sedikit-sedikit emosi, ada orang yang tenang, ramah dan sebagainya. Realita ini ada di kehidupan kita sehari-hari. 

Kedua adalah kelompok yang memiliki jiwa bergelombang. Kelompok ini kadangkala terlihat tenang namun juga kadang suka panic sendiri jika ada suatu problem. Dengan kata lain, kondisi kejiwaan orang yang masuk dalam kelompok ini masih gampang terpengaruh oleh kondisi eksternalnya. Kebanyakan orang masuk dalam kategori ini. Dan yang ketiga adalah mereka yang jiwanya goyah. Kelompok ini selalu dalam kondisi beta, kesehariannya selalu terlihat grusa-grusu, cepat panic, dan gampang emosi. Mungkin tenangnya pada saat ia benar-benar tertidur. 

Audionya dapat Anda download DI SINI

Related Post



0 komentar:

Poskan Komentar